Aplikasi PettiChat Hadirkan Penerjemah Bahasa Hewan Berbasis Kecerdasan Buatan Terkini

Kini Anda dapat Mengerti Ucapan Hewan Kesayangan
Sumber :
  • 8days.sg

Malang, WISATA – Aplikasi PettiChat resmi meluncurkan alat penerjemah bahasa hewan bertenaga kecerdasan buatan cerdas yang mampu mengubah suara kucing dan anjing menjadi teks.

img_title Transformasi Pertanian Berbasis AI di Danau Toba, Sinergi Teknologi dan Kelestarian Lingkungan

Apakah era yang selalu diimpikan oleh setiap pemilik hewan peliharaan akhirnya benar-benar tiba? Bayangkan saja, sebuah masa di mana kita bisa memahami apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh anjing atau kucing kesayangan di rumah. Kabar gembira ini bukan lagi sekadar bumbu cerita fiksi ilmiah. Sebuah perusahaan teknologi asal Hangzhou bernama PettiChat baru-baru ini resmi meluncurkan aplikasi PettiChat yang terintegrasi dengan alat penerjemah bertenaga artificial intelligence (AI). Perangkat canggih ini mengklaim mampu menginterpretasikan suara anakan bulu alias anabul menjadi untaian teks yang bisa langsung dibaca oleh pemiliknya melalui layar ponsel pintar.

Menambahkan Teks Terjemahan pada Gonggongan Tengah Malam

img_title AI Bukan Sekadar Chatbot: Adhiguna Mahendra Soroti Masa Depan Cyber-Physical AI

Kehadiran aplikasi PettiChat ini tentu menjadi angin segar yang sangat unik di industri teknologi komunikasi. Dengan adanya inovasi terbaru ini, gonggongan acak anjing Anda di siang hari atau jeritan dramatis kucing Anda di tengah malam kini akhirnya bisa memiliki subtitle alias teks terjemahan yang jelas. Cara kerja perangkat keras pendukungnya pun terbilang sangat praktis dan ringkas. Pemilik hewan peliharaan cukup memasangkan sebuah gawai pintar super ringan yang beratnya hanya 27 gram ke kalung leher peliharaan mereka.

Setelah perangkat kecil tersebut terpasang, sistem pintar di dalamnya akan mulai menangkap, merekam, dan menganalisis setiap frekuensi suara yang dikeluarkan oleh sang hewan. Dari analisis gelombang suara tersebut, sistem akan mengidentifikasi status emosional anabul secara real-time sebelum akhirnya mengubah data tersebut menjadi pesan teks teks yang dikirimkan langsung lewat aplikasi di ponsel pintar Anda. Pengalaman menggunakan alat ini terasa sangat akrab, bahkan sekilas menyerupai percakapan sehari-hari saat kita sedang saling berbalas pesan singkat di WhatsApp.

img_title Bias Masa Lalu: Mengapa Kecerdasan Buatan Gagal Menggambarkan Manusia Neanderthal Secara Akurat?

Kolaborasi Teknologi Cloud dan Database Jutaan Sampel Suara

Di balik kemampuan ajaib alat penerjemah dari aplikasi PettiChat ini, terdapat infrastruktur teknologi yang sangat masif dan canggih. Gawai ini menggabungkan teknologi komputasi awan Tongyi Qianwen milik raksasa teknologi Alibaba Cloud dengan model penerjemahan khusus yang dikembangkan secara internal oleh PettiChat. Sistem kecerdasan buatan ini bekerja dengan cara mencocokkan suara hewan peliharaan Anda ke dalam pusat mahadata yang berisi jutaan sampel suara dan pola perilaku anabul dari berbagai penjuru dunia.

Halaman Selanjutnya
img_title