15 Masjid di Kabupaten Jombang Disiapkan Jadi Rest Area Mudik Lebaran 2026, Nyaman dan Strategis untuk Pemudik
- IG/jombangmbois
Jombang, WISATA – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang menghadirkan solusi alternatif bagi para pemudik Lebaran 2026 dengan menyiapkan 15 masjid sebagai tempat singgah atau rest area. Langkah ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan sekaligus keamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh saat musim mudik.
Penentuan masjid sebagai lokasi istirahat tidak dilakukan secara sembarangan. Kemenag Jombang memastikan bahwa seluruh masjid yang dipilih berada di titik strategis, khususnya di sepanjang jalur utama yang ramai dilalui pemudik. Selain itu, fasilitas pendukung di masing-masing masjid juga telah dipertimbangkan agar mampu memenuhi kebutuhan para pengguna.
Kepala Kemenag Jombang, Muhajir, menjelaskan bahwa keberadaan masjid ramah pemudik ini diharapkan bisa menjadi pilihan tempat beristirahat yang layak. Tidak hanya sekadar tempat singgah, masjid-masjid tersebut juga dirancang agar pemudik tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman di tengah perjalanan.
Adapun beberapa masjid yang disiapkan antara lain Masjid Agung Baitul Mukminin di Jombang, Masjid Ar-Ridlo di Mojoagung, Masjid Jami Al-Islah dan Masjid Waqfiy An-Nuur di Plandaan, serta Masjid Besar Baitul Amin di Perak. Selain itu, tersedia pula Masjid Al-Iman di Ploso, Masjid At-Ta’miriyah di Peterongan, hingga Masjid Ar-Rahmat dan Masjid Jami Nurul Iman di Tembelang.
Masjid lainnya yang ikut berpartisipasi adalah Masjid Dr H Moeldoko dan Masjid Daruut Taqwa di Bandarkedungmulyo, Masjid Besar di Diwek, Masjid Fathimah di Jogoroto, Masjid Asfiya di Ngoro, serta Masjid Besar Nurul Hidayah di Ngusikan.
Tidak hanya menyediakan tempat beristirahat, Kemenag Jombang juga menyalurkan bantuan sederhana untuk menunjang kenyamanan pemudik. Bantuan tersebut meliputi makanan dan minuman seperti mie instan, kopi, teh, hingga minuman jahe. Selain itu, fasilitas kebersihan seperti tempat sampah juga disediakan sebagai bagian dari program pengelolaan sampah berbasis sedekah.
Muhajir mengimbau para pemudik yang merasa lelah agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas ini. Ia berharap keberadaan masjid sebagai rest area ini mampu membantu mengurangi kelelahan selama perjalanan, sekaligus tetap memberikan ruang bagi pemudik untuk beribadah dengan tenang.