Latihan Bersama KRI Diponegoro dan Kapal Perang Prancis di Laut Sawu, Perkuat Keamanan Maritim Indonesia
- tni.mil.id
Kupang, WISATA – Kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Diponegoro-365, menggelar latihan bersama dengan kapal patroli Angkatan Laut Prancis, FS Auguste Bénébig, di perairan Laut Sawu, sebelah barat Kupang, pada Selasa (17/2). Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan prajurit serta memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Prancis dalam menjaga keamanan laut.
FS Auguste Bénébig merupakan bagian dari armada Angkatan Laut Prancis yang ditempatkan di kawasan Indo-Pasifik, wilayah yang memiliki peran strategis dalam jalur perdagangan dunia. Kehadiran kapal ini bertujuan untuk menjaga keamanan laut, melakukan patroli, pengawasan wilayah, serta mendukung kerja sama militer dengan negara-negara sahabat, termasuk Indonesia.
Sedangkan KRI Diponegoro-365 merupakan bagian dari Komando Armada II (Koarmada II), yang bertanggung jawab atas operasi keamanan laut di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur. Latihan ini dipimpin oleh Endra Hartono selaku Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II.
Komandan KRI Diponegoro-365, Iwan Hendra Susilo, menjelaskan bahwa latihan ini mencakup beberapa kegiatan penting. Di antaranya adalah latihan komunikasi antar kapal, latihan penggunaan sinyal bendera, latihan manuver taktis di laut, serta latihan pendekatan untuk pengiriman logistik di tengah laut. Semua latihan dilakukan secara bertahap dan berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.
Latihan ini diikuti oleh prajurit dari kedua negara dan menjadi kesempatan berharga untuk saling belajar dan meningkatkan kemampuan operasional. Selain itu, latihan ini juga membantu memperkuat koordinasi jika suatu saat diperlukan kerja sama dalam menjaga keamanan laut internasional.
Kegiatan ditutup dengan sesi akhir yang disebut Final Exercise, di mana komandan dari kedua kapal menyampaikan sambutan sebagai tanda keberhasilan latihan. Momen ini juga menjadi simbol persahabatan dan komitmen bersama antara TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Prancis.
Sementara itu, Panglima Koarmada II, I G. P. Alit Jaya, menegaskan pentingnya latihan seperti ini untuk meningkatkan kesiapan tempur, kemampuan komunikasi, serta memperluas kerja sama internasional. Hal ini penting agar prajurit TNI AL selalu siap menghadapi berbagai tantangan keamanan laut.