URBAN FARMING di Sukabumi Selatan, Jakarta Barat, Panen 15 Kilogram Aneka Sayuran

Panen Urban Farming Tanaman Sayur-Mayur
Sumber :
  • beritajakarta.id

Jakarta, WISATA – Jajaran Kelurahan Sukabumi Selatan, Jakarta Barat melaksanakan panen urban farming tanaman sayur mayur bersama warga setempat.

img_title Cara Menanam Padi dalam Pot di Rumah, Solusi Urban Farming di Lahan Sempit

Hasilnya, 15 kilogram sayur dipanen dari sebuah lahan di RT 06/05, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Lurah Sukabumi Selatan, Anjas Umaryadi menyatakan, kegiatan urban farming ini berkolaborasi dengan Paragon Corp dan bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan

Urban farming dilakukan dengan memanfaatkan lahan tidur di lingkungan permukiman warga.

"Selain bagian dari ketahanan pangan, lahan urban farming ini juga menjadi sarana edukasi bagi warga," ujarnya pada hari Senin (16/2/2026).

Anjas berharap, keberadaan lahan urban farming ini akan memotivasi dan menginspirasi warga di wilayahnya agar memanfaatkan lahan terbatas. 

Tidak hanya di atas lahan terbuka, urban farming juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan pekarangan rumah ataupun area gang permukiman mereka menggunakan wadah.

Warga pengelola urban farming, Sumaryani menambahkan, kegiatan urban farming di lokasi memanfaatkan lahan seluas 250 meter persegi.

Hasilnya, enam kilogram singkong, tiga kilogram labu air, empat kilogram jagung dan masing-masing satu kilogram terung bulat ungu serta oyong berhasil dipanen.

"Produk panen dipasarkan kepada warga dan ASN Kelurahan Sukabumi Selatan. Hasil yang telah diperoleh digunakan kembali.

img_title YOGYAKARTA: Ketika Mahasiswa Cina dan Jepang, Kagumi Urban Farming di Kampung Sayur Bausasran

Urban farming adalah praktik budi daya tanaman atau beternak di dalam dan sekitar area perkotaan padat penduduk, memanfaatkan lahan terbatas seperti pekarangan, atap gedung, balkon, atau tanah kosong, guna menghasilkan pangan segar, meningkatkan ketahanan pangan lokal, dan memperbaiki kualitas lingkungan (ekologi).

Manfaat Utama:

img_title SURABAYA: Pawai Motor Listrik Undika, Kampanyekan Urban Farming dan Indonesia Emas 2045

- Ketahanan Pangan: Menyediakan akses mudah terhadap makanan sehat dan organik langsung di perkotaan.
  
- Ekologi: Mengurangi jejak karbon, penghijauan kota, dan memperbaiki kualitas udara.

- Ekonomi: Menghemat biaya belanja pangan dan berpotensi menjadi pendapatan tambahan.
 
- Sosial: Mengisi waktu luang, meningkatkan kreativitas, dan mempererat komunitas.

Ciri Khas dan Metode Urban Farming:

- Metode: Menggunakan teknik modern/intensif seperti hidroponik (tanpa tanah), akuaponik (budi daya ikan dan tanaman), atau vertikultur (berkebun vertikal).
  
- Lokasi: Halaman rumah, atap (rooftop), dinding, atau lahan tidur di tengah kota.
 
- Hasil: Sayuran, buah-buahan, tanaman herbal, hingga ternak kecil (ikan, ayam, kelinci).

(Sumber: beritajakarta.id dan sumber lainnya)