Presiden Prabowo Resmikan Proyek Infrastruktur Strategis: Underpass, Jembatan, dan Flyover untuk Rakyat
- IG/indonesia2045_
Jakarta, WISATA – Presiden Prabowo Subianto meresmikan sejumlah proyek infrastruktur penting pada Rabu, 19 November 2025.
Setiap proyek hadir dengan karakteristik, tantangan, dan manfaat yang berbeda, namun semuanya memiliki tujuan yang sama: mempermudah kehidupan masyarakat dan memperkuat konektivitas nasional.
1. Underpass Joglo – Jawa Tengah: Underpass Joglo dibangun sepanjang 450 meter dengan total penanganan 1.025 meter. Proyek senilai Rp284,7 miliar ini menyerap 1.658 tenaga kerja. Kehadirannya di Simpang Joglo diharapkan mampu mengurai kemacetan dan meningkatkan kelancaran arus transportasi di kawasan padat lalu lintas.
2. Underpass Gatot Subroto – Sumatera Utara: Di Medan, underpass Gatot Subroto menjadi ikon baru modernisasi kota. Dengan panjang 750 meter dan lebar hampir 20 meter, proyek ini menelan biaya Rp217,83 miliar dan melibatkan 1.154 pekerja. Selain memperlancar arus kendaraan di Simpang Manhattan, underpass ini juga menjadi landmark baru yang mempercantik wajah perkotaan.
3. Jembatan Sungai Sambas Besar – Kalimantan Barat: Jembatan ini menghubungkan Kecamatan Tebas dan Tekarang dengan panjang 1.262,6 meter serta jalan pendekat 1.342,4 meter. Investasi sebesar Rp479,77 miliar dan tenaga kerja sebanyak 2.543 orang menjadikan proyek ini salah satu yang terbesar. Dampaknya signifikan: mempercepat mobilitas warga dan memperkuat akses ekonomi antarwilayah.
4. Jembatan Kabanaran – Daerah Istimewa Yogyakarta: Dengan panjang 2,3 kilometer dan lebar 24 meter, jembatan ini dibangun dengan biaya Rp863,7 miliar. Selama proses konstruksi, sebanyak 4.578 tenaga kerja terlibat. Manfaat utamanya adalah memangkas waktu tempuh hingga 20 menit, sehingga mendukung efisiensi perjalanan dan aktivitas ekonomi masyarakat DIY.
5. Flyover Canguk – Jawa Tengah: Flyover Canguk menjadi bagian penting dari jaringan pariwisata Borobudur–Yogyakarta–Prambanan. Dibangun sepanjang 781,29 meter dengan biaya Rp99,6 miliar, proyek ini selesai dalam 395 hari dan melibatkan 528 tenaga kerja. Kehadirannya memperlancar akses wisata sekaligus mendukung pengembangan ekonomi berbasis pariwisata.
Peresmian proyek-proyek ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang bukan hanya fisik, tetapi juga sosial dan ekonomi. Dengan konektivitas yang lebih baik, masyarakat dapat menikmati perjalanan lebih cepat, aman, dan efisien. Infrastruktur ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat persatuan bangsa.
Sumber: Instagram indonesia2045_