Data BPS Ini Bikin Tegang: 75 Persen Panen Padi Nasional Cuma Mengandalkan Pulau Jawa!
- Vision. org
BPS ungkap Pulau Jawa kuasai 75,06 persen panen padi nasional pada akhir 2025. Produksi beras diproyeksikan aman, tapi ancaman inflasi pangan mengintai.
Jakarta, WISATA - Badan Pusat Statistik (BPS) kembali mengungkap data besar yang menjadi acuan penting pemerintah, terutama terkait ketahanan pangan nasional. Melalui Berita Resmi Statistik (BRS) per 1 Oktober 2025, BPS merilis Prediksi Luas Panen Padi untuk periode September hingga November 2025.
Hasilnya: Pulau Jawa kembali menjadi penyelamat utama Indonesia dalam memenuhi pasokan pangan beras.
Menurut BPS, 75,06 persen potensi luas panen padi nasional pada tiga bulan terakhir tahun 2025 berada di Jawa. Artinya, tiga perempat produksi pangan strategis Indonesia hanya bertumpu pada satu pulau dengan luas wilayah kurang dari 7 persen total daratan negeri ini.
Secara total, luas panen nasional diperkirakan mencapai 2,15 juta hektare, namun hanya 24,94 persen yang berasal dari luar Jawa. Data ini memberi sinyal kuat bahwa ketergantungan pangan kita pada Pulau Jawa masih sangat tinggi dan menjadi potret nyata struktur pertanian nasional.
Prediksi resmi BPS ini sangat dibutuhkan untuk menyusun kebijakan logistik dan distribusi pangan jelang tutup tahun yang biasanya diwarnai peningkatan konsumsi masyarakat.
Produksi Beras Diproyeksi 33,19 Juta Ton: Aman Tapi Waspada
Jika berbicara produksi, BPS menegaskan bahwa jumlah beras nasional diproyeksikan mencapai 33,19 juta ton sepanjang 2025. Dengan hasil panen besar yang didominasi Jawa di kuartal akhir, stok disebut aman untuk konsumsi nasional.
BPS menghitung bahwa produksi beras pada September–November 2025 diperkirakan mencapai 6,42 juta ton, cukup untuk menjaga pasokan menghadapi masa liburan akhir tahun.
Namun, ada sedikit catatan yang perlu dicermati: angka 33,19 juta ton lebih rendah dari realisasi 2024 yang mencapai 33,26 juta ton.
BPS menyebut faktor cuaca sebagai penyebab mundurnya masa tanam di sejumlah daerah pada awal tahun, sehingga berimbas pada jumlah panen.
Artinya, meski pasokan aman, tetap ada bendera kuning yang menandakan perlunya mitigasi jangka panjang agar produksi kembali meningkat.
Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat: Trio Penguasa Panen
BPS merinci tiga provinsi yang berperan sebagai motor produksi padi nasional: