Stoikisme Chrysippus: Solusi Bijak untuk Dunia yang Penuh Drama
Minggu, 13 Juli 2025 - 22:52 WIB

Sumber :
- Cuplikan Layar
- Merasa terganggu oleh komentar orang lain di media sosial,
- Membesar-besarkan kegagalan kecil dalam hidup,
- Terpancing amarah karena perbedaan pendapat,
- Merasa rendah diri karena membandingkan hidup dengan orang lain.
Semua ini adalah bentuk ketidakseimbangan emosi, yang menurut Chrysippus, terjadi karena manusia gagal menggunakan akalnya secara optimal.
Ajaran Chrysippus sebagai Penawar Drama
1. Gunakan Rasionalitas, Bukan Reaksi Emosional
Chrysippus meyakini bahwa manusia diciptakan dengan akal (logos), dan akal inilah yang harus menjadi dasar dalam bertindak. Ketika seseorang menghadapi situasi yang memancing emosi, ia harus berhenti sejenak dan bertanya:
“Apakah ini berada dalam kendali saya?”
Jika jawabannya tidak, maka biarkan berlalu. Jika iya, maka tanggapi dengan tenang dan bijak.