Seneca: Kebesaran Manusia Tidak Diukur dari Apa yang Dimilikinya
Selasa, 8 Juli 2025 - 12:05 WIB

Sumber :
- Cuplikan layar
Bagi orang bijak, nilai bukan pada harga suatu benda, tapi pada kegunaannya dan sikap batin terhadap benda itu. Ia bisa makan dari piring tanah liat dengan ketulusan yang sama seperti makan dari piring perak.
Masyarakat Modern dan Simbol Status
Dalam kehidupan masa kini, banyak orang menilai diri sendiri dan orang lain dari simbol eksternal:
- Merek pakaian.
- Kendaraan yang dikendarai.
- Gawai terbaru yang dimiliki.
- Interior rumah dan restoran tempat mereka makan.
Padahal, menurut Seneca, nilai manusia tidak boleh ditentukan oleh barang-barang ini. Orang yang hebat bukanlah yang punya semua hal, melainkan yang mampu hidup bahagia dan damai, baik dengan banyak maupun sedikit.
Contoh Kasus Nyata:
- Seorang pemimpin perusahaan yang tetap menggunakan kendaraan biasa meski mampu membeli mobil mewah.
- Seorang pengusaha sukses yang makan di warung kaki lima tanpa merasa gengsi.
- Seorang pejabat tinggi yang tetap bersikap sopan dan menghargai staf kebersihan di kantornya.